Peneliti dari FISIB Universitas Pakuan Sebut Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Bogor Sangat Tinggi

FISIB

“Yang menjadi basis penelitian ini adalah toleransi antarumat beragama, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama. Dimensi toleransi memperoleh nilai 84,4 dengan kategori sangat tinggi, kesetaraan 81,4 juga dengan kategori sangat tinggi, sedangkan kerja sama memperoleh nilai 77,4 dengan kategori tinggi,” jelasnya.

Hasil signifikan lainnya dari penelitian ini adalah keterlibatan generasi muda yang menunjukkan skor lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Toto menjelaskan bahwa temuan tersebut menjadi hal penting dalam kerukunan umat beragama, mengingat generasi muda memiliki potensi besar dalam menjaga keberlanjutan kerukunan di masa depan.

Sementara itu, anggota tim peneliti dan survei FISIB Universitas Pakuan, Roni Jayawinangun, menjelaskan bahwa toleransi dimaknai sebagai sikap menerima dan menghargai perbedaan keyakinan, nilai, budaya, atau pandangan, yang melibatkan kesediaan untuk hidup berdampingan serta menghormati hak setiap individu dalam memiliki perspektifnya.

Baca Juga  Walikota Bogor Pastikan Stok Pangan Aman di Pasar Gembrong Sukasari

Adapun kesetaraan dimaknai sebagai kondisi di mana setiap individu memiliki nilai dan hak yang sama tanpa memandang perbedaan latar belakang, dengan memastikan akses yang adil dan peluang yang setara serta menentang segala bentuk diskriminasi.

Pos terkait