“P2WKSS bukan sekadar lomba. Ini adalah upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup melalui kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lingkungan,” tuturnya.
Jenal Mutaqin juga menegaskan bahwa perempuan menjadi subjek utama dalam pembangunan keluarga. Ibu-ibu didorong untuk terlibat aktif, memperkuat ekonomi rumah tangga, menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, serta meningkatkan ketahanan sosial keluarga dan masyarakat.
“Peran ibu-ibu cukup strategis dalam menjadikan keluarga yang sehat, cinta pada lingkungan, mengedepankan pendidikan, dan tentu menjadikan keluarga yang betul-betul impian bagi semua yang ada di masyarakat Kota Bogor,” ucapnya.
Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa keberhasilan P2WKSS perlu ditunjang oleh berbagai program lain, salah satunya gerakan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ia menyampaikan, Kota Bogor saat ini telah mencapai angka 68 persen partisipasi CKG yang dinilai berperan penting dalam mendukung tujuan P2WKSS.








