“Di dalam keluarga, ibu adalah teladan. Dari ibu lah anak-anak belajar jujur, peduli, empati, disiplin, serta memiliki kasih sayang. Karena itu, ibu menjadi sebuah pedoman dalam kehidupan kita di alam semesta,” ujarnya.
Jenal Mutaqin menyoroti bahwa perempuan saat ini dituntut untuk tangguh dan mampu menjalani peran ganda, baik dalam keluarga maupun dalam kontribusi sosial dan pembangunan. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki ketangguhan dan kapasitas besar untuk turut mendorong kemajuan Kota Bogor.
“Banyak perempuan yang menjalankan peran ganda dalam mengurus rumah tangga sekaligus aktif berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. Untuk itu, Hari Ibu harus menjadi pengingat untuk memperkuat kesetaraan dan pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya dan mandiri,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Jenal Mutaqin bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi turut memberikan apresiasi melalui penyerahan penghargaan kepada perempuan-perempuan inspiratif sebagai bentuk dukungan atas pengabdian dan kontribusi nyata bagi daerah.








