“Pembangunannya akan segera dilaksanakan dan ini merupakan salah satu upaya bagaimana kita meningkatkan kualitas sebaran jumlah serta rasio sekolah,” ungkapnya.
Sementara, pada tahun 2025, Pemkot Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor telah melakukan revitalisasi, rehabilitasi, penambahan fasilitas, perawatan, dan perbaikan pada SDN dan SMPN sebanyak 92 sekolah, serta 15 sekolah yang bersumber dari APBN Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sehingga total terdapat 107 sekolah.
“Catatan saya, ke depan jumlah sebaran dan rasio sekolah juga harus menjadi komitmen kita melalui program strategis untuk terus menambah jumlah sekolah baru,” ujarnya.
Sebelumnya, empat sekolah terpadu baru, juga sudah diresmikan oleh Dedie Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, yaitu SMPN 22 yang terpadu dengan SDN Duta Pakuan serta SMPN 23 yang terpadu dengan SDN Cimahpar 3.








