Menurut Dedi, jika pos kegiatan pendukung tersebut bisa diefisienkan, maka alokasi dana yang tersisa dapat dialihkan untuk menambah kuota program-program kerakyatan yang sangat dinanti warga.
“Di sana ada anggaran kegiatan mutu dan operasional sebesar Rp 189 miliar. Saya memberikan masukan positif kepada Disdik, mari kita sisir kembali. Jika ada kegiatan seremonial atau rapat-rapat yang bisa dihemat, anggarannya bisa kita geser untuk memperbesar kuota beasiswa atau bantuan tebus ijazah,” jelasnya. (*)








