Ia juga mengingatkan bahwa sebagai Pramuka harus saling tolong-menolong antarsesama, bergotong royong, setia kawan, serta mencintai lingkungan dengan cara melestarikan alam dan menjaga kebersihan.
Kompetisi yang diikuti oleh 393 peserta ini menjadi representasi bahwa kegiatan Pramuka hingga saat ini, yang dimulai dari usia dini hingga beranjak dewasa, masih diminati.
“Ini menjadi barometer bahwa kepramukaan merupakan kegiatan yang digemari dan mendapat antusiasme tinggi bagi anak-anak dalam membangun karakter,” ujarnya.








