”PR penting setelah rangkaian Harlah ini adalah bagaimana keberadaan NU bisa dirasakan langsung oleh warga Kota Bogor. Pengurus harus merancang program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat,” ujar pria yang akrab disapa Kiwong.
Selain aspek sosial, Kiwong juga menyoroti dua poin krusial bagi kepengurusan PCNU kedepan. Pertama, penguatan ideologi, PCNU diharapkan konsisten menyebarluaskan ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah sebagai benteng ideologi di Kota Bogor.








