Presiden Prabowo Ingatkan Penataan Media Iklan Demi Wajah Kota

Prabowo

Ia menyinggung Kota Bogor sebagai salah satu kota yang memiliki nilai historis dan keindahan yang harus dijaga. Presiden menyebut Bogor sebagai kota yang sejak dahulu dikenal indah dan tertata.

“Bogor itu dulu kota paling indah. Bung Karno bahkan lebih senang di Bogor daripada di Jakarta. Terlalu banyak spanduk, baliho, iklan, tolong ditertibkan,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan agar penertiban dilakukan dengan pendekatan yang baik melalui komunikasi dengan para pelaku usaha dan asosiasi, tanpa mengabaikan kepentingan estetika kota.

“Ajak bicara pengusaha dan asosiasi pengusaha. Bikin iklan yang tidak terlalu mencolok. Orang datang ingin melihat kotanya, bukan papan iklan yang besar-besar,” katanya.

Baca Juga  Walikota Bogor Menghadiri Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan

Selain penataan reklame, Presiden turut menyoroti persoalan kabel listrik yang semrawut serta mendorong seluruh daerah, khususnya Kota Bogor untuk mencanangkan Kampanye Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya bersama dalam mewujudkan kota yang tertib dan nyaman.

Pos terkait