“Selain itu, kami juga memiliki prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan infrastruktur. Yang paling utama adalah bagaimana menyelaraskan kepentingan pusat dan daerah,” ucap Dedie Rachim.
Menjelang satu tahun memimpin Kota Bogor, Dedie Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin melakukan perombakan sebanyak 245 pejabat, termasuk melantik guru dan kepala sekolah.
Hal tersebut dilakukan karena dalam sebuah organisasi besar diperlukan proses penyegaran.
“Terutama bagi mereka yang sudah lama berada di posisi jabatan tertentu. Tour of duty berupa promosi dan rotasi adalah hal yang lumrah di setiap organisasi, apalagi di pemerintahan daerah. Kami melakukan ini berdasarkan kompetensi dan kapabilitas, serta mempertimbangkan integritas dan kemampuan mereka untuk membantu kepala daerah mewujudkan visi dan misi,” tuturnya.
Ke depan, terdapat beberapa target yang ingin dicapai, di antaranya penyelesaian akses jalur Bogor Selatan yang menghubungkan empat kelurahan yang sebelumnya terdampak longsor.








