BSF CGM 2026 Tegaskan Wajah Toleran Kota Bogor

BSF

Ia menambahkan bahwa perayaan Cap Go Meh tahun ini terasa berbeda. Di tengah tantangan bangsa yang semakin berat, potensi perbedaan pendapat dan konflik yang muncul di berbagai tempat, kebersamaan harus terus diperkuat. Jika hanya berangkat dari perbedaan, maka tidak akan ada ujungnya. Oleh karena itu, dirinya berpesan agar kebersamaan inilah yang dijahit bersama malam ini. Ia mengaku bangga melihat tradisi yang terus dijaga oleh Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan rasa syukurnya, karena tradisi ini telah berlangsung selama 24 kali penyelenggaraan. Hal tersebut menjadi bentuk nyata komitmen masyarakat Kota Bogor dalam menguatkan nilai toleransi dan keberagaman.

“Alhamdulillah, ini tradisi Kota Bogor yang sudah berlangsung 24 kali. Sebetulnya total 27 kali, tetapi tiga kali tertunda. Ini merupakan bentuk komitmen masyarakat Bogor, khususnya untuk menguatkan toleransi keberagaman dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama serta antarunsur masyarakat di Kota Bogor,” ujarnya. (*)

Baca Juga  Adityawarman Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kegawatdaruratan Kota Bogor

Pos terkait