“Nanti selain penanganan pasien di rumah sakit, kami juga akan memperhatikan kondisi psikologis ibunya dengan pendampingan dari puskesmas,” ujar Erna.
Direktur Pelayanan Medis RS PMI Kota Bogor, Firmansyah Abdi, mengatakan bahwa saat ini kondisi nenek yang masih dalam perawatan mengalami luka bakar derajat dua dengan luas luka sekitar 80 persen.
Akibat kondisi tersebut, korban juga mengalami trauma serta cedera pada saluran napas, sehingga perawatan terbaik bagi pasien berada di rumah sakit tipe A.
“Rumah sakit tipe A di Bogor memang belum ada. Karena itu kami sudah berkoordinasi dan menghubungi beberapa rumah sakit besar di Jakarta yang dapat menangani pasien ini,” ujar Firmansyah.
Sementara itu, untuk sang anak direncanakan akan dilakukan tindakan bedah plastik berupa pembersihan luka. Namun sebelum itu dilakukan, kondisi pasien harus terlebih dahulu pulih dari mineral-mineral yang hilang akibat luka bakar.








