Dalam kunjungan tersebut, Yantie Rachim juga membawa bantuan untuk para korban serta santunan duka cita. Dirinya meyakinkan bahwa para korban akan dicarikan tempat hunian sementara setelah dinyatakan sembuh.
Melihat peristiwa ini, Yantie Rachim mengimbau warga Kota Bogor untuk selalu berhati-hati terhadap barang yang berisiko tinggi di dalam rumah, seperti gas, listrik, maupun peralatan elektronik lainnya.
Sementara itu, terkait pembiayaan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan bahwa seluruh proses administrasi telah diselesaikan dan korban yang masih menjalani perawatan seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
“Awalnya pasien ini merupakan peserta BPJS mandiri. Namun karena terjadi peristiwa kebakaran dengan tingkat layanan tertentu, alhamdulillah hari ini seluruh administrasi sudah kita selesaikan. Jadi seluruh proses pembiayaan, baik pasien anak yang dirawat di PMI maupun nenek yang akan dirujuk ke Jakarta, sudah dijamin oleh BPJS,” ujarnya.
Di samping penanganan medis, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga memastikan adanya pendampingan untuk memperhatikan kondisi psikologis keluarga yang selamat maupun korban yang masih dalam perawatan.








