“Sejak malam, Pemkot Bogor juga telah melakukan sosialisasi kepada para pelaku distribusi, khususnya angkutan suplai komoditas sayur dan buah dari luar daerah, untuk mengalihkan distribusi ke dua pasar resmi tersebut,” tutur Dedie Rachim, Rabu (25/3/2026).
Pemkot Bogor menilai, salah satu persoalan utama yang memicu tumbuhnya lapak PKL di kawasan tersebut adalah belum dialihkannya rute angkutan pick up dan truk yang selama ini menjadi sumber suplai kebutuhan pedagang di empat titik tersebut.
Oleh karena itu, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa, penataan tidak hanya difokuskan pada penertiban lapak, tetapi juga pada pengaturan sistem distribusi barang agar terpusat di lokasi yang telah disediakan.








