“Saya mencoba ikut aturan untuk pindah. Tapi memang kekhawatiran kami adalah kehilangan langganan, karena tidak semua pembeli langsung tahu kami pindah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga meminta agar akses perpindahan pedagang dipermudah, termasuk kemudahan akses angkutan kota, sehingga roda perekonomian tetap berjalan.
Merespon hal itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa ia telah meminta jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk menyediakan akses bagi transportasi umum agar dapat masuk atau melintas ke dalam area pasar guna memudahkan pembeli.
Ia juga meminta Perumda PPJ untuk mengkaji kemudahan proses bongkar muat, termasuk biaya bongkar muat, sebagai stimulus untuk meningkatkan efektivitas aktivitas pasar. (*)








