Menurutnya, guru BK dan guru wali memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam membentuk karakter siswa melalui interaksi sehari-hari di sekolah.
Oleh karena itu, melalui kegiatan ini Yantie Rachim berharap agar para guru dapat meningkatkan kapasitas diri serta memperkaya pendekatan dalam mendampingi siswa.
“Melalui interaksi di sekolah, guru memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih. Maka dari itu saya berharap melalui kegiatan ini, Bapak Ibu dapat memperkaya ilmu pendekatan dalam mendampingi siswa, serta mampu menjadi agen perubahan dalam membentuk generasi Kota Bogor,” pungkasnya.
Sebagai informasi, tim Bogor Geulis turut serta menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Adapun materi yang dibawakan oleh tim Bogor Geulis adalah “Berani Menjadi Aku” yang disampaikan oleh Medi, dan “Dunia Remaja, Aku Berbeda, Self Awareness, dan Pola Asuh Anak Remaja” oleh Anita. (*)








