Omay mengatakan, inisiasi pembangunan musala ini dilatarbelakangi lokasi masjid yang cukup jauh, sehingga mayoritas warga, khususnya pensiunan dan lanjut usia, mengalami kesulitan untuk melaksanakan salat berjamaah.
Atas dukungan semua pihak, dengan menggunakan dana CSR, pembangunan musala ini dapat dilaksanakan.
“Terima kasih atas kepedulian dan izin untuk membangun tempat ibadah yang lebih representatif dari sebelumnya,” ujarnya.
Sebelumnya, area Taman Heulang ini memiliki fasilitas musala dengan kapasitas sekitar 15 orang. Namun, dengan dibangunnya musala baru, nantinya dapat menampung lebih dari 100 jemaah.








