Penertiban bangunan liar ini dilakukan dengan cepat menggunakan dump truck, pick up, serta personel gabungan untuk langsung membersihkan sisa bongkaran, mulai dari material hingga sampah yang menutup saluran drainase. Sehingga diharapkan keesokan harinya jalan kembali dapat dilalui oleh pengendara.
“Setelah sekian lama tidak tersentuh, kini masyarakat mau membongkar sendiri. Saya yakin masyarakat yang sudah memanfaatkan lahan saluran air cukup lama sudah mendapatkan keuntungan dan banyak hal yang diterima. Sekarang kita kembalikan fungsinya,” ungkap Dedie Rachim.
Alhamdulillah, sambungnya, tidak ada kendala dalam penertiban dan masyarakat yang memanfaatkan jalan ini bisa lebih nyaman jika melintas. (*)








