“Dalam rapat pimpinan bersama Pak Wali Kota dua minggu lalu, kita sempat membahas kado apa yang mau kita kasih ke warga. Apalagi angka putus sekolah Kota Bogor masih cukup tinggi, sehingga melalui kegiatan ini kita coba angkat para PKBM untuk berkolaborasi,” jelasnya.
Jenal Mutaqin menegaskan bahwa para peserta didik dipastikan memperoleh layanan pendidikan gratis hingga mendapatkan ijazah selama masih berada dalam usia produktif sekolah di bawah 24 tahun.
“Sebanyak 544 murid hari ini diterima untuk daftar ke PKBM dan dipastikan selama usia produktif murid tersebut masih dalam usia sekolah di bawah 24 tahun itu gratis sampai dapat ijazah,” tegasnya.
Ia turut memberikan apresiasi kepada seluruh PKBM yang telah berkomitmen mendukung program pendidikan Pemkot Bogor melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder, termasuk lembaga pendidikan masyarakat.








