Dedie Rachim Paparkan Transformasi Energi Berkelanjutan di WUF ke-13

WUF

Dedie Rachim mengatakan, pembangunan fasilitas PLTSa menjadi bagian dari komitmen membangun kota yang lebih bersih, mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir, menurunkan emisi, serta memperkuat ketahanan kota untuk generasi mendatang.

“Pembangunan kota masa depan tidak hanya harus cerdas dan modern, tetapi juga tangguh, inklusif, ramah lingkungan, dan berpusat pada manusia,” teganya.

Selain pengembangan energi berbasis sampah, Kota Bogor juga terus mendorong penguatan tata kelola smart city, pengembangan ruang publik hijau, gerakan lingkungan berbasis masyarakat, serta sistem mobilitas perkotaan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup warga.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim juga menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara D-8 dalam mendorong transformasi kota berkelanjutan melalui kerja sama, inovasi, pertukaran teknologi, dan berbagi pengalaman.

Baca Juga  Kasetpres: Masyarakat Bisa Ikuti Upacara Hari Kemerdekaan RI Tahun 2022 secara Terbatas

“Dari Bogor, Indonesia, kami tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam mewujudkan masa depan perkotaan yang lebih hijau, lebih cerdas, dan lebih tangguh,” tutupnya.

Turut hadir delegasi dari Indonesia, Dubes Azerbaijan, Dubes Nairobi, dan Direktur Kemitraan dan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Bappenas. (*)

Pos terkait