“Tentu bagaimana dengan kebijakan fiskal di masing-masing daerah itu dapat diperkuat melalui berbagai komitmen dari pemerintah daerah dan juga kolaborasi sinergi dengan pemerintah pusat, sehingga semaksimal mungkin pembangunan itu dapat dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim juga menyampaikan bahwa Kota Bogor mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah agenda terkait urban resilience dan climate change pada September mendatang.
“Ada hal yang cukup menarik dalam kegiatan ini, Kota Bogor ditunjuk sebagai tuan rumah untuk urban resilience dan juga climate change di Bulan September. Semoga kita bisa mempersiapkan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan melakukan koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan instansi terkait lainnya, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan agenda tersebut.








