“Penataan ini harus kita sesuaikan dengan perubahan yang ada di dalam Stasiun Besar Bogor. Jika Jalan Paledang rapi, bersih, dan nyaman, maka penumpang dari luar bisa berjalan kaki menuju BTM atau Pintu Satu Kebun Raya Bogor. Demikian juga ke Panaragan, Jembatan Merah akan ditata, sehingga orang cukup berjalan kaki. Semakin banyak bergerak semakin sehat,” kata Dedie Rachim.
Ia menyebutkan, dalam sehari jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Besar Bogor mencapai sekitar 110 ribu penumpang. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Bogor untuk memperbaiki kawasan sekitar stasiun agar lebih ramah bagi pejalan kaki.
Sebelumnya, dalam kegiatan korve dan penanaman pohon tersebut, Dedie Rachim bersama jajaran Pemkot Bogor menemukan sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) serta banyak paku yang tertancap pada pohon-pohon di sepanjang Jalan Paledang.








