“Dengan diagnosa hipertensi sebanyak 22 orang, diabetes melitus sebanyak 5 orang, stroke 5 orang, batuk-batuk 19 orang, scabies 7 orang, dan dermatitis atau radang kulit sebanyak 16 orang,” ucapnya.
Tak hanya itu, tim juga mengunjungi satu orang warga di kediamannya yang sudah tidak mampu berjalan lagi akibat diabetes melitus yang dideritanya.
“Kita juga membuka pemeriksaan gigi dengan jumlah 39 warga, 6 orang laki-laki dan 33 perempuan. Dengan diagnosis gangren radix atau saraf gigi, gangren pulpa, pulpitis, dan 1 orang tidak ada kelainan,” tutupnya. (*)








