Ia menyampaikan, kanker masih menjadi salah satu penyakit yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor tahun 2026, kasus kanker tercatat meningkat dari 821 kasus pada 2021 menjadi 1.951 kasus pada 2025.
Mayoritas kanker yang diderita masyarakat Kota Bogor adalah kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru. Dari tiga jenis kanker tersebut, Meira mengatakan kasus kanker paru-paru saat ini cukup banyak ditemukan yang salah satunya berkaitan dengan kebiasaan merokok.
Menurutnya, kesadaran melakukan deteksi dini menjadi langkah penting dalam penanganan kanker selain menerapkan pola hidup sehat.
“Yang diperlukan dari penanganan kanker adalah kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat. YKI Kota Bogor memiliki banyak program deteksi dini, namun kadang masyarakat takut untuk memeriksakan diri,” jelas Meira.
Ia menambahkan, proses penanganan dan pengobatan kanker merupakan perjalanan panjang yang menguras dan menguji kekuatan fisik, mental, emosional, serta spiritual pasien dan keluarganya.








