“Yang pasti pelayanan untuk warga, untuk masyarakat harus tetap berjalan. Ini ikhtiar kami untuk menjaga warga agar tetap sehat dan terhindar dari dampak abu vulkanik ini,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, Kepala BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, menjelaskan, metode water mist ini dianggap efektif dalam mengurangi debit abu yang menempel pada ruas jalan atau yang masih berterbangan di udara.
Water mist adalah teknologi penyemprotan air bertekanan tinggi yang mengubah air menjadi butiran kabut sangat halus untuk menurunkan suhu, mengikat polutan udara, atau memadamkan api.








