“Pemkot Bogor secara serius mempersiapkan bukan hanya SPBE, tetapi juga transformasi menuju pemerintahan digital,” jelas Dedie Rachim.
Saat ini, Kota Bogor memiliki 839 layanan digital, 282 aplikasi yang digunakan di lingkungan Pemkot Bogor, 65 lokasi wifi publik, serta 169 titik CCTV yang terintegrasi. Selain itu, Pemkot Bogor juga terus melakukan penataan kabel utilitas udara dengan memasukkannya ke dalam box utilitas. Dalam tiga tahun terakhir, penurunan kabel utilitas telah dilakukan sepanjang kurang lebih 36 kilometer.
Dedie Rachim mengatakan, ke depan Pemkot Bogor akan terus memperluas integrasi infrastruktur digital, termasuk penambahan CCTV di berbagai titik.
“Kami akan coba melengkapi CCTV setiap 100 meter bekerja sama dengan APJATEL. Penambahan panjang jalan untuk penurunan kabel terus dilakukan sampai seluruh area dari total hampir 127 kilometer di Kota Bogor dapat tertata,” katanya.
Selain infrastruktur digital, Dedie Rachim juga menyampaikan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan Pemkot Bogor, salah satunya Bogor Single Window yang telah berjalan dan memberikan kemudahan bagi perangkat daerah maupun masyarakat.








