Pada hari pertama, peserta berasal dari Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Selatan, dan Bogor Timur. Sementara pada hari kedua, peserta berasal dari Kecamatan Tanah Sareal, Bogor Utara, dan Bogor Barat.
Di hadapan para peserta, Yantie Rachim menekankan pentingnya memperhatikan tumbuh kembang anak. Menurutnya, anak usia 4-6 tahun perlu mendapatkan stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangannya.
“Sebagai orang tua kita harus tahu perkembangan anak di usia 4-6 tahun, begitu juga saat usia 7 tahun dan seterusnya. Jangan biarkan belajar calistung di saat kognitif anak belum cukup untuk menerimanya, karena akan menjadi beban akademis untuk anak-anak kalau dipaksakan,” kata Yantie Rachim.
Ia menambahkan, membangun pondasi menjadi hal penting dalam pendidikan anak usia dini agar tumbuh kembang anak berjalan dengan kuat. Menurutnya, perkembangan otak anak tidak perlu dipaksakan, tetapi perlu diberikan ruang untuk berkembang sesuai dengan usianya.
Yantie Rachim menilai, banyaknya anak usia sekolah dasar yang mulai merasa bosan belajar dapat berkaitan dengan kurangnya waktu bermain saat usia dini akibat terlalu banyak dipaksa untuk belajar.








