Yantie Rachim juga mengimbau para kader posyandu, istri lurah dan camat, serta para ketua RT dan RW untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali kondisi kesehatan diri dan segera melakukan pemeriksaan apabila menemukan gejala yang perlu diwaspadai.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menjelaskan bahwa pemerintah berperan memastikan penyintas kanker mendapatkan pengobatan sesuai dengan jenis kanker yang diderita, baik melalui puskesmas maupun rujukan ke rumah sakit.
Selain itu, pemantauan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Menurutnya, penanganan kanker membutuhkan proses yang panjang, sehingga pendampingan menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan pasien. (*)








