“Jangan menunggu sampai muncul keluhan baru kita peduli terhadap kesehatan. Kalau ada kesempatan untuk melakukan pemeriksaan, mari kita manfaatkan dengan baik sesuai anjuran tenaga kesehatan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita bisa segera berkonsultasi dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada warga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, Mulyani juga memberikan minyak goreng sebanyak satu liter kepada warga yang telah menjalani pemeriksaan. Pemberian tersebut merupakan bentuk perhatian sederhana sekaligus penyemangat bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
Mulyani menambahkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sehat dan masyarakat yang kuat. Perempuan bukan hanya menjadi pilar keluarga, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam membentuk generasi dan menentukan masa depan bangsa.
“Perempuan adalah pilar keluarga sekaligus bagian penting dari kekuatan bangsa. Karena itu, perempuan perlu sehat, kuat, dan berdaya agar dapat menjalankan berbagai perannya dengan baik. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus keluarga dan orang lain, tetapi justru melupakan kesehatan diri sendiri,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan skrining kanker serviks ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan masyarakat yang lebih sadar terhadap kondisi kesehatannya.
Menurutnya, menjaga kesehatan diri bukanlah bentuk keegoisan, melainkan bagian dari ikhtiar untuk menjaga keluarga dan masa depan generasi berikutnya.








