Di sektor kesehatan, ia menegaskan pentingnya memastikan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat tetap aktif ketika dibutuhkan. Ia juga mengingatkan agar pelayanan kegawatdaruratan tidak terhambat oleh persoalan administrasi.
Fajar menyebut, keempat persoalan tersebut akan terus dikawal oleh Komisi IV, termasuk dalam pembahasan anggaran tahun 2027.
Menurutnya, komitmen pemerintah dalam mendukung generasi muda harus tercermin melalui kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat sasaran.
“Kepada anak-anak muda Kota Bogor, jangan menunggu keadaan sempurna untuk mulai bergerak. Para pemuda 1928 juga tidak menunggu,” katanya.
Ia juga mengingatkan jajaran pemerintahan bahwa tugas utama dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda bukan hanya memberikan apresiasi terhadap semangat generasi muda, tetapi juga mengatasi berbagai hambatan yang menghalangi mereka untuk berkembang.
”Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperluas kesempatan, memberikan perlindungan, dan meningkatkan kesejahteraan generasi muda di Kota Bogor,” ungkapnya. (*)
Sumpah Pemuda ke-98, Fajar Muhammad Nur Dorong Solusi 4 Persoalan Pemuda








