Pasalnya, tidak sedikit generasi muda yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa justru tergerus arus digitalisasi yang begitu liar. Hal tersebut terlihat dari masih maraknya aksi tawuran, geng motor, dan berbagai perilaku negatif lainnya.
“Ini tugas kita bersama untuk mencegah, melindungi generasi Bogor agar tidak terbawa arus negatif, karena faktor digitalisasi yang tidak bertanggung jawab itu,” pungkas Jenal Mutaqin. (*)








