“Rata-rata pengabdian di atas 20 tahun, yang terlama itu 40 tahun. Jadi luar biasa, terima kasih. Pengabdian ini dilakukan mau hujan, mau badai, mau panas, mau situasi apapun, tugas itu menjadi prioritas. Bapak-Ibu meninggalkan keluarga dalam kondisi apapun, dan Bapak, Ibu komitmen untuk terus hadir,” ujarnya.
Dedie Rachim juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang dalam berbagai situasi tetap hadir di tengah-tengah siswa. Mereka turut menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak dengan profesional, tulus, dan ikhlas.
Setelah puluhan tahun mengabdi, masa purnabakti menjadi momentum bagi para PNS untuk kembali berkumpul dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.








