Kolaborasi Pemuda Lintas Agama Hadapi Krisis Iklim

Iklim

SANGA.ID. Interfaith Youth Climate Alliance menyelenggarakan “Warung Belajar: Transisi Energi dan Ketahanan Pangan” melalui pelatihan di kelas alam dan lapangan di Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI), Sentul, Bogor.

Hayu Prabowo, selaku Fasilitator Nasional Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia, menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam mendorong transisi energi dan ketahanan pangan sebagai langkah krusial menghadapi tantangan perubahan iklim global.

“Semangat inovasi dan kolaborasi, pemuda lintas agama diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata untuk transisi menuju energi terbarukan, peningkatan ketahanan pangan, dan pelestarian hutan tropis, guna mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan” ungkap Hayu

Widi Pancono, Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), memaparkan perkembangan dan potensi energi terbarukan di Indonesia. Beliau menyoroti pentingnya transisi energi menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan dalam rangka menghadapi perubahan iklim dan memastikan ketahanan energi nasional.

Baca Juga  Tak Lagi Diteror Pengamen, Turis Jepang Puji Wajah Baru Kota Bogor

Pos terkait