BOGOR. Seleksi Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) terus menjadi sorotan. Pasalnya, sebanyak lima calon direktur PDJT yang tersisa, disebut tak berkompeten lantaran tidak memiliki pengalaman di bidang transportasi.
Ketua Jaringan Advokasi Masyarakat Pakuan Padjajaran, Shaleh Nurangga mengatakan bahwa saat ini PDJT membutuhkan penanganan yang lebih serius agar dapat bangkit dari keterpurukan.
Atas dasar itu, kata dia, pihaknya meminta agar adanya kesempatan untuk mendaftar bagi figur yang dapat membenahi PDJT.
“Apabila calon hasil seleksi tidak sesuai dengan yang diharapkan, ya lebih baik dianulir seleksi,” ujar Shaleh kepada wartawan, Selasa (16/11).








