SANGA.ID. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya transparansi serta sinkronisasi data dan narasi dalam proses finalisasi validasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat yang juga membahas implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), evaluasi Program Strategis Nasional (ProSN), serta kebijakan Work From Home (WFH) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (30/3/2026).
Dalam arahannya, Denny Mulyadi meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat kerja sama, sinergi, koordinasi, dan komunikasi agar seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Untuk LKPJ, saya mengharapkan transparansi data, disampaikan apa adanya. Jangan sampai ada data yang belum tersampaikan, demikian juga dengan angkanya. Apa yang dilakukan OPD harus diungkap dan dirilis dalam laporan. Tidak ada kata terlambat, kita perbaiki terus jika ada kendala,” ujar Denny Mulyadi saat melakukan review data perangkat daerah di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor.








