CIBINONG. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus menciptakan berbagai inovasi layanan administrasi salah satunya melalui SMS Alai, Semangatbogorkab (Akta Online), Neng Titu Sehat, dan Delivery Dokumen dengan PT. POS dan Siloka. Hal ini Untuk mempermudah dan mengoptimalkan layanan kependudukan kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
Selain itu, untuk memberikan kemudahan aksesibilitas daya jangkau, Pemkab Bogor juga optimalkan peran UPT Dukcapil yang ada di tujuh wilayah Kabupaten Bogor, serta mengintegrasikan layanan bekerjasama dengan sejumlah perangkat daerah, salah satunya dengan 27 Puskesmas Poned dan 4 RSUD melalui Dinas Kesehatan, tujuh RS Swasta di Kabupaten dan Kota Bogor berkaitan dengan layanan pemenuhan dokumen kependudukan seperti Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak, dan Kartu Keluarga.
“Jadi warga Kabupaten Bogor yang lahir di Puskesmas Poned itu akan langsung mendapatkan tiga manfaat yaitu Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak, dan Kartu Keluarga dan itu langsung jadi. Sama halnya dengan layanan di UPT Dukcapil, masyarakat dengan mudah bisa mendapatkan layanan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, pencetakan Kartu Identitas Anak, kemudian Akta Kematian,” terang Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Bogor, Emilia Okianthy Moerthy.








