BOGOR. Tidak bisa di pungkiri, tindak kekerasan yang terjadi bukan hanya kasat mata yang bisa diamati seperti tawuran antar pelajar, bahkan maraknya kasus kekerasan yang bersifat laten dengan dampak buruk berkepanjangan terus terjadi secara terselubung yang dikenal dengan istilah bullying.
Kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah mengundang keprihatinan banyak pihak karena berdampak pada menghambat dan menurunnya motivasi siswa di sekolah hingga menimbulkan depresi.
“Bullying juga berdampak pada psikologis tumbuh kembang anak sehingga harus ditanggapi dengan serius,” kata guru bimbingan konseling MTs Bina Madani kota Bogor, Imade Diah Fitaloka, saat di temui disekolahnya, Kamis (15/9/2022).
Dia menuturkan ada beberapa penyebab terjadinya bullying diantaranya menirukan perilaku orang yang melakukan bullying itu sendiri, kedua sering merasakan perilaku kasar oleh orang lain, ketiga pengaruh tayangan TV yang negatif, keempat pernah menjadi korban bullying, dan yang terakhir ingin menunjukkan eksistensi diri bahwa dia orang yang hebat atau agar di sebut jagoan.








