Preman tersebut, kata dia, seringkali membuat keributan, merusak warung-warung dan memalak pedagang di kawasan itu, dan terakhir melakukan keributan dengan seorang nelayan, dan anggota TNI.
“Mungkin bagi masyarakat merasa terganggu, sempat ada kejadian itu (perusakan),” katanya lagi.








