Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Bogor Verifikasi 2 SDN Untuk Kelancaran PTM

  • Whatsapp
Team Verifikasi Dinas Kota Bogor

Sanga.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, beserta instansi terkait, melakukan verifikasi ke Sekolah Dasar Sd Pertiwi di Kelurahan Sukasari Kecamatan Bogor Timur, dan SD BATUTULIS 1, Kecamatan Bogor Selatan.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik Kota Bogor, Rudy Suryanto nantinya sekolah yang lolos verifikasi, akan dijadikan percontohan bagi sekolah lain dalam memulai kembali Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) Terbatas di Kota Bogor. Dan di Kota Bogor ada enam sekolah dasar yang akan dilakukan pengecekan langsung oleh tim kesiapan PTM Terbatas tersebut.

“Pelaksanaan verifikasi dilakukan baik di sekolah negeri maupun swasta. Dari hasil verifikasi terhadap dua sekolah tersebut, pihaknya memastikan lolos.”ungkapnya.

Baca Juga  Hasil Tes Antigen 40 Pemudik di Kota Bogor Negatif Covid-19

Adapun poin verifikasi calon sekolah model PTM Terbatas sambung Rudy harus memiliki sarana cuci tangan dan sarana lainnya dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) juga harus ada jSatgas Covid 19 di tiap sekolah. Selain itu juga harus mematuhi dan mewajibkan setiap murid yang sedang melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) wajib menggunakan masker.

“Saat melaksanakan PTM Terbatas, wajib mengikuti aturan Prokes yang sudah diatur oleh peraturan pemerintah dan persetujuan orang tua menjadi point penting dalam PTM Terbatas,”tegasnya.

Untuk pembagian rombongan belajar itu sensiri lanjut Kabid, sekolah harus menerapkan anjuran pemerintah, yaitu maksimal 50 persen kapasitas per kelas. Dalam satu rombongan belajar terdapat dua kelompok belajar. Masing-masing rombongan belajar melakukan PTM terbatas sebanyak dua kali dalam satu minggu.

Baca Juga  Walikota Bogor Bima Arya Sampai Tiga Raperda Pada Sidang Paripurna

“Siswa dengan masuk absen 1 sampai 16 di hari Senin dan Rabu, siswa dengan nomor absen 17-32 masuk di hari Selasa dan Kamis dan dalam satu kali pertemuan, berlangsung selama 3 jam, pukul 08.00-10.30, sehingga setiap siswa melakukan PTM terbatas sebanyak 6 jam dalam satu minggu.”terang Rudi seraya menambahkan untuk jam masuk dibuat selang-seling dengan jeda beberapa menit agar ketika pulang tidak terjadi penumpukan.

Sementara itu menurut Kepala SD Pertiwi Miftahudin menyatakan bahwa sekolahnya siap untuk melaksanakan PTM Terbatas, jika lolos dalam verifikasi.

“jika nantinya SD Pertiwi lolos, maka murid di sekolah ini akan siap untuk menjadi salah satu contoh PTM Terbatas kepada sekolahan lainnya,”pungkasnya. (do/ber)

Baca Juga  SMP Yang Akan Melaksanakan PTM Wajib Di Verifikasi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *