Semarak Menyambut Hari Kemerdekaan RI, Ketua FPK Minta Pengamen Jalanan Nyayikan Lagu Kebangsaan

  • Whatsapp

Sanga.id. Untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor Agus Rustandi, meminta agar parappara jalanan untuk menyanyikan lagu-lagu Nasional, khususnya lagu-lagu perjuangan.

Hal tersebut bertujuan agar Masyarakat Indonesia, khususnya warga Bogor selalu bersemangat berjuang dalam meraih kemenangan, seperti saat ini ditengah keterpurukan akibat Pandemi Covid-19 ini.

“Kita harus bangkit agar situasi kembali normal lagi seperti dulu dimana kita bebas bergerak.”ungkap Ketua FPK Kota Bogor Agus Rustandi.

Ditengah suasana pandemi saat ini lanjut Agus,  FPK Kota Bogor yang diwakili oleh masyarakat Bengkulu yang tergabung dalam Perkumpulan Keluargo Sekundang Setungguan Bengkulu (PKSSB) yang bermukim di Bogor, dipercaya untuk menjadi petugas pengibar Bendera oleh Panitia Festival Merah Putih pada tanggal 16 Agustus mendatang.

Baca Juga  Wakil Walikota Bogor Bersyukur Dapat Biaya Perjalanan Gratis Untuk Warganya Dari Perum PPD Gratiskan Bus JR Connexion

“Semoga kepercayaan yang diberikan oleh panitia Festival Merah Putih dapat dilaksanakan dengan baik oleh wakil dari Perkumpulan Keluargo Sekundang Setungguan Bengkulu.”ujarnya.

Namun ada yang menarik saat Ketua FPK Kota Bogor sedang memantau latihan upacara bendera tanpa sengaja, melintas seorang pengamen, dan pengamen jalanan tersebut dipanggil oleh Ketua FPK Kota Bogor untuk menyanyikan lagu-lagu Nasional, khususnya lagu-lagu perjuangan.

“Saya salut dengan pengamen ini karena hapal semua saat menyanyikan lagu – lagu perjuangan dan berpesan kepada pengamen tersebut agar terus menyanyikan lagu perjuangan.”terang Agus, Kamis (12/8/2021) malam.

Agus melanjutkan, saya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar semangat juang ini dapat terus ditumbuhkan, agar nilai-nilai luhur budaya bangsa kita pun dapat terus terjaga, sehingga apa yang sudah diraih dan di cita-citakan para pendiri bangsa ini tidak sia-sia.

Baca Juga  Hasil Tes Antigen 40 Pemudik di Kota Bogor Negatif Covid-19

“Meskipun sekilas terlihat sangat sederhana, tapi ini sangat penting sekali, semua elemen bangsa ini harus bisa menjaganya. Kalau tidak dimulai dari sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya,” Agus menutup.

Sedikit informasi, menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah mengamanatkan Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang dibentuk di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

Pembentukan FPK dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, serta memiliki hubungan yang bersifat konsultatif. Pemerintah menyadari, bangsa Indonesia yang multikultural dan terdiri atas berbagai suku, ras, dan etnis, dengan berbagai latar belakang budaya, adat istiadat dan agama sangat berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan, serta keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Pemkot dan Pemkab Bogor Tertibkan 153 PKL di Villa Bogor Indah

Pembauran Kebangsaan merupakan proses penting yang dapat meningkatkan kesadaran dan perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka pemantapan kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. (Sal/Ar)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *