Menurut Anna, ambruknya atap SDN Otista harus menjadi pelajaran bagi Dinas Pendidikan. Mengingat pembelajaran tatap muka (PTM) akan segera dimulai di Kota Bogor.
Ia meminta agar Disdik segera menyelesaikan revitalisasi sarpras sekolah-sekolah yang ada di Kota Bogor, agar saat PTM nanti tidak ada lagi kasus seperti ini.
“Jadi ini mungkin pelajaran juga ya bagi kita semua. Karena mungkin dua tahun tidak dihuni ya, yang namanya bangunan kosong sehingga cepat rusak dan ini jadi alarm ya buat kita di DPRD maupun di Dinas untuk mengecek juga bangunan bangunan sekolah yang lain. Karena khawatir terjadi hal yang serupa. Sehingga sebelum kejadian kita sudah antisipasi dan bisa kita anggarkan di tahun berikutnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, politisi muda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, menyatakan akan menyisir sekolah mana lagi yang perlu mendapatkan prioritas.
Karena menurutnya semua orang tua ingin mengantarkan anaknya ke sekolah dengan rasa aman karena bangunan yang layak.
“Insyallah kita semua nggak ingin kejadian ini terulang lagi, apalagi menyangkut anak anak di sekolaah gitu ya. Semua orangtua pasti ingin mengantarkan anaknya dengan kondisi yang aman di sekolah, jangan sampai terjadi bencana,” tutupnya.









