Sanga.id. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menghadiri Dialog Indonesia – Korea ‘Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) dan UMKM Daerah, Kolaborasi Ekonomi dan Fasilitasi Perdagangan ke Pasar Korea Selatan’ di Pullman Hotel and Resort, Kota Bandung, Jumat (17/9/2021).
Dialog yang diselenggarakan Badan Kerja Sama Parlemen Dewan Perwakilan Daerah RI (BKSP DPD) secara resmi dibuka Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin.
Menurut Syarifah, Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small and Medium Enterprise merupakan salah satu pelaku ekonomi yang signifikan di Indonesia.
“UKM merupakan fenomena yang memberi kesinambungan di dalam fondasi perekonomian Indonesia. Upaya dan kebijakan untuk mengembangkan UKM telah menjadikannya objek pembinaan yang dinamis,” jelasnya.
Saat ini Sekda menilai UKM belum memiliki sensitivitas terhadap tingkat perubahan dan persaingan. Kondisi tersebut membuat UKM menjadi kurang memiliki daya saing, terutama atas produk produk yang dihasilkan.
Disamping itu, wabah pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian secara global membuat penurunan yang sangat signifikan terhadap investasi antar negara. Untuk itu perlu memperkuat kerja sama di antara negara-negara dalam menghadapi wabah Covid-19.
IK-CEPA menurut Syarifah merupakan kerja sama untuk memaksimalkan potensi ekonomi kedua negara, yang antara lain melalui peningkatan arus perdagangan barang, jasa, investasi dan perpindahan perseorangan berupa tenaga kerja.








