Bima Arya Pimpin Briefing Staf, Bahas Sosialisasi Si Badra hingga Rencana Membuat Museum

Indikator lain itu, yakni tahun 2021 ini angka aduan lebih rendah dibanding tahun lalu. Bima Arya merinci, di 2020 ada 2.815 aduan masuk, sementara di 2021 ada 1.101 aduan masuk sampai September ini. Dari 1.101 aduan ini ada lima OPD dengan aduan terbanyak mulai dari Satpol PP, Dishub, Dinas PUPR, PDAM dan Dinkes.

“Jangan-jangan angka aduan turun karena aplikasi ini sudah tidak lagi jadi favorit, karena kurang sosialisasi atau karena tidak mendapat respon. Kalau aplikasi ini favorit pasti masih ramai, khawatir kita abai, kita rapikan lagi supaya sistem kita jalan,” tegasnya.

Bima Arya menuturkan, pekan depan akan dikumpulkan PIC masing-masing dinas untuk memastikan sistem berjalan sesuai protap awal, yakni 24 jam tidak di respon aduan langsung masuk ke WhatsApp Wali Kota.

Baca Juga  Dedie A. Rachim Bersama Safrudin Bima Meresmikan Taman lingkungan di Tanah Sareal

Di sisi lain, ia mengakui saat ini Pemkot Bogor sedang fokus menangani Pandemi Covid-19 dan percepatan vaksinasi, namun Si Badra jangan sampai ditinggalkan.

Pos terkait