Ketua DPRD Pertemukan Warga Kampung Kramat dengan SKPD Terkait

Namun hal tersebut tidak dapat dilakukan karena masih belum selesainya pekerjaan di kolam retensi. “Kami mendapatkan surat dari Dinas PUPR untuk menghentikan semua kegiatan dan aktivitas di area kolam retensi dengan alasan pembangunan belum selesai. Kami ingin dapat kepastian”, tambah Dhinar.

Menanggapi hal tersebut, Atang meminta penjelasan dari DPUPR dan Disparbud. Chusnul Rozaqi, Kadis PUPR menjelaskan bahwa masih ada tahap 2 pembangunan kolam retensi. “Kami ingin melanjutkan penataan di sekitaran kolam retensi dengan menambah daya tampung dan jalan inspeksi. Namun, penataan baru bisa dilaksanakan paling cepat 2023 menunggu bankeu dari DKI. Sedangkan terkait pemanfaatan lahan ada di BKAD,” jelas Chusnul.

Keinginan Katawis ini sebenarnya sudah mendapatkan dukungan dari Disparbud Kota Bogor. Namun, lokasinya memang tidak memungkinkan dan menurut Kadisparbud Atep Budiman, kedepannya perlu dicarikan solusi. “Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk membuat kajian wisata yang bisa menjadi syarat untuk mendapatkan anggaran. Kajian akademisi juga menjadi penting. Kalau bisa ditahun depan, bisa menjadi kajian wisata dan aset. Bisa mencari model wisata diluar kolam retensi,” kata Atep.

Baca Juga  Gandeng Berbagai Pihak, PWI Kota Bogor Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pos terkait