Sehingga disamping itu, Dedie juga berharap warga produsen jajanan pasar ini bisa memperhatikan sisi higienis. Tidak memakai bahan pengawet, ataupun tidak memakai zat pewarna yang membahayakan tubuh. Juga memperhatikan kriteria-kriteria dari bahan yang food grade.
“Kalau memang itu bisa, tentu tidak hanya 1O1 yang mengkonsumsi atau membeli, tapi juga hotel lain di Kota Bogor juga gak usah mencari lagi ke Pasar Senen di Jakarta, tapi di Pulo Geulis ini juga ada produsen jajanan pasar,” ungkap Dedie.
Tak hanya dari The 1O1 Hotel dan Panorama Group, namun bantuan juga diberikan oleh YBM PLN. Dimana mereka memberikan bantuan berupa alat – alat masak untuk memproduksi jajanan pasar dari warga tersebut.
Untuk itu ke depan, harus ada peningkatan lagi di tingkat kerjasama agar produksi bisa lebih terkontrol. Sesuai dengan syarat dan kondisinya. Sehingga jika memang permintaan cukup tinggi, maka bisa dibentuk secara kolektif produksinya. Pun peralatan yang ada bisa dikelola secara besar.








