PANTAS, Ratusan UMKM di Kota Bogor Dilatih Naik Kelas

Satu hal lain yang bisa menjadi keuntungan adalah masifnya digital marketing yang tidak terbatas secara administrasi, namun hanya dibatasi kemampuan para pelaku UMKM.

Di sisi lain, saat ini UMKM di Kota Bogor baru berjumlah 68 ribu atau 6,18 % dari jumlah penduduk dan secara nasional baru 3,47 persen. Sedangkan di negara maju UMKM berada di angka 14 persen, sehingga usahanya di tingkat masyarakat sudah mulai bergerak tidak hanya di usaha-usaha yang besar saja.

Peningkatan diungkapkan Syarifah tidak hanya sebatas kuantitas tetapi juga kualitas. Kedekatan dengan Jakarta yang menjadi pusat ekonomi dan Jabodetabek yang merupakan pusat pasar terbesar, menurutnya menjadi keuntungan lain bagi produk UMKM Kota Bogor.

Baca Juga  SEMBILAN BINTANG PERINGATKAN FORKOPIMCA & FORKIMDA, JIKA MASIH DIAM KAMI BAKAL AMBIL LANGKAH HUKUM SERIUS

Untuk itu dirinya meminta para pelaku UMKM Kota Bogor untuk berusaha memanfaatkan dan menguasai peluang tersebut

“Di beberapa kegiatan dan dalam berbagai bidang kita sudah menjadi Centre of Excellence. Semoga pada setiap kegiatan di Kota Bogor ada UMKM Kota Bogor didalamnya. Integrasikan dengan Disparbud yang memiliki Calender of Event di Kota Bogor,” ujar Syarifah.

Kepala DinKUKMDagin, Ganjar Gunawan menjelaskan, PANTAS Tahun 2022 merupakan kegiatan ketiga dalam rangka memberikan pendampingan terintegrasi kerja sama dengan Kadin Kota Bogor, IBI Kesatuan dan Nusa Karya Inovasi, komunitas Bisa Digital Marketing.

“Kegiatan kami lakukan untuk 5 gelombang yang diikuti 70 orang per gelombang yang telah memiliki usaha minimal 5 atau 6 bulan sampai dengan 2 tahun yang telah diseleksi, usia 20 – 45 tahun. Kita rekrut 2 orang per kelurahan ditambah yang mendaftar melalui link secara IT,” sebutnya.

Pos terkait