Bima Arya Sebut UU HKPD Semangatnya Bagus, Tapi Ada Catatannya?

  • Whatsapp

JAKARTA. Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Badan Anggaran DPR RI di Gedung Nusantara II, Komplek DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (6/4/2022).

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai evaluasi dari Undang Undang nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) sebagai penyempurnaan dari penggabungan UU 33 Tahun 2004 dan UU 28 Tahun 2009.

Bima Arya yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor mengatakan bahwa semangat dari UU tersebut sangat bagus untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah, namun masih ada catatannya. Apa itu?

“Undang Undang ini semangatnya luar biasa untuk kemandirian fiskal daerah, pertumbuhan ekonomi dan investasi. Tapi dalam perjalannya ada beberapa catatan. Pertama, kami mengkritisi substansi dari UU ini yang mengatur bahwa belanja daerah untuk pegawai itu dimaksimalkan 30 persen. Ini tidak memungkinkan. Karena sekarang banyak kebutuhan tinggi untuk tenaga kesehatan, untuk tenaga pendidik. Jadi kebutuhannya di atas itu,” ungkap Bima Arya.

Baca Juga  Kabupaten Bogor Tercatat Diposisi ke 4 Sebagai Penurunan Stunting Terbesar Di Jawa Barat.

Pos terkait