Tiga Strategi Kota Bogor dalam Akselerasi Vaksinasi Booster Hadapi Mobilitas Lebaran

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa vaksin booster ini penting karena tahun ini pemerintah sudah melonggarkan berbagai ketentuan terkait PPKM.

“Mudik sudah boleh, kegiatan ibadah boleh bahkan sampai 100 persen. Ini yang harus menjadi perhatian semua. Harus ada penguat yang kita lakukan, yaitu booster,” ujar Susatyo.

Untuk itu, kata Kapolresta, perlu peningkatan peran Satgas sampai ke level RW. “Panaskan kembali mesinnya, panaskan kembali sumber daya yang ada, untuk mengawasi, memonitor baik pendatang maupun pemudik. Pendatang juga wajib booster,” kata Susatyo.

“Kalau hanya mengandalkan orang yang akan mudik, saya khawatirkan Bogor bukan kota pemudik, tapi pendatang. Orang Bogor yang tinggal di luar kota, banyak. Belum lagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Aglomerasi kita Jabodetabek, pemerintah mengatur capaian vaksin kita harus 50 persen untuk booster. Ini memang berat, tapi kita harus lakukan,” tambahnya.

Baca Juga  BNN RI Ungkap Kasus Jaringan Malaysia - Indonesia Dan Musnahkan Barang Bukti Narkotika Tangkapan Tahun 2023 Jaringan Internasional Malaysia, Meksiko

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Dandim 0606/Kota Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Bogor, Dandenpom III/I Bogor.(*)

Pos terkait