Safrudin juga menyoroti perihal kurang maksimalnya program di Disdukcapil Kota Bogor. Ia menilai, serapan anggaran yang ada, tidak sejalan dengan program yang dibutuhkan oleh masyarakat. Ia pun meminta agar Disdukcapil kedepannya bisa lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama terkait pencetakan KTP.
“Untuk Disdukcapil Kota Bogor terkait pelayanan online. Saat ini pelayanan online Disdukcapil menurun kinerjanya. Harapannya, pelayanan online Disdukcapil dapat kembali berfungsi 100 persen sebagaimana pada awalnya dulu. Sehingga, warga dapat mengurus data-data kependudukan dengan mudah,” pungkasnya. (yan)








