Festival Radio Bogor 2022, Bima Arya : Kebangkitan Radio di Indonesia

Ia berpandangan public speaking para penyiar radio itu hebat. Sebab, ketika berbicara tidak bisa melihat dengan siapa di depannya, tetapi mampu membayangkan para ibu yang tengah memasak, anak sekolah pergi ke sekolah, karena itu penyiar radio bisa jadi pemimpin hebat.

“Salah satu penyiar radio yang berhasil jadi presiden adalah Ronald Reagan,” sebutnya.

Bima Arya mengungkapkan rasa senangnya karena Alun-Alun Kota Bogor maupun ruang terbuka publik lain di Kota Bogor semakin banyak dimanfaatkan warga.

“Ini fasilitas publik. Saat ini dahaga atas ruang publik sungguh luar biasa. Salah satunya bisa lihat fenomena Jeje and friends. Menurut saya ekspresi itu tidak boleh dilarang, jika kondisi yang ada melanggar maka beri aturan sehingga tidak mengganggu. Jika macet di atur waktunya dari jam berapa sampai jam berapa, jika nyampah langsung denda, jika pakaiannya tidak sopan diingatkan. Untuk warga Kota Bogor silahkan berekspresi di Alun Alun Kota Bogor, ekspresi itu tidak dilarang,” katanya.

Baca Juga  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD

Perwakilan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jawa Barat, Lydia Noni meyakini Festival Radio Bogor 2022 yang berlangsung 12 hingga 14 Agustus 2022 ini menjadi bentuk kekinian dalam mengenalkan radio dan perannya selain sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Pos terkait