
“Di tengah cepatnya perkembangan IT dan persaingan antar media modern serta konvensional, keberadaan radio masih mampu mempertahankan eksistensinya, tidak ketinggalan zaman terus berusaha mencerdaskan dengan kontrol sosial, menjaga pagar budaya dengan potensi kelokalan dan tetap menghibur. Tetap profesional sebagai media yang anti hoax dalam penyebaran informasi dan berita,” jelas Lydia.
Ketua Panitia Festival Radio Bogor 2022, Alvin Hambali menyatakan, melalui kegiatan ini PRSSNI ingin memperkenalkan radio-radio anggota PRSSNI Korwil Bogor dan Depok terdiri dari Megaswara, Elpas FM, Kisi FM, POP Radio, X Channel 87.8 FM, Radio Swara Pakusarakan Pratita, Radio Rodja kepada generasi yang ada saat ini.
“Kami ingin memperkenalkan radio kepada generasi saat ini bahwa media yang mampu memainkan emosi dengan pendengarnya, karena menurut saya kami memiliki satu kekuatan yaitu theatre of mind. Kami siap menjadi media untuk menyalurkan berbagai aspirasi masyarakat dan menjadi bagian penting dari pembangunan dari wilayah kami berada. Kami siap membantu mitra-mitra produk lokal dalam memperkenalkan produknya,” jelas Alvin.
Turut hadir Sekretaris Umum PRSSNI, Praditya Sutrisno, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Atep Budiman, Kepala Dinas PUPR, Juniarti Estiningsih, Kepala Dinas Kominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat, Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid dan Perwakilan PT KAI serta pihak terkait lainnya. (*)








